Tampilkan postingan dengan label Pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantai. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 November 2015

Pantai Tikus

Pantai Tikus Berdasarkan namanya bukan dikarenakan banyak hewan pengerat bernama Tikus, akan tetapi dikarenakan banyaknya jalan setapak yang disebut jalan tikus, jika anda mengunjungi pantai yang satu ini anda tidak akan menemukan hewan pengerat yang anda bayangkan, jangan khawatir pantai ini tidak seperti nanamanya yang membuat merinding, anda akan disuguhi pemandangan yang menakjubkan yang tidak akan membuat anda bosan dan dijamin anda akan selalu mengingat keindahan pantai ini.

Stisipol Pahlawan 12 dan Pascasarjana Stisipol Pahlawan 12


Pantai tikus terletak di antara pantai rebo ( pantai rebuk ) dengan pantai tanjung pesona Bangka. Pantai tikus bangka ini sangat cantik dan memiliki keunikan tersendiri, keunikannya ada bagian sisi pantai yang berpasir , berbatu terjal . Pantai ini terletak di sebelah timur kota sungailiat dengan waktu tempuh 15 menit dari pusat kota dan sekitar 45 menit dari kota pangkal-pinang ibukota Bangka Belitung.


Pantai Tikus Sungailiat Bangka adalah salah satu pantai yang paling panjang di banding pantai – pantai lain di sungailiat Bangka. Karena begitu panjangnya, kadang – kadang masyarakat setempat menyebut bagian – bagian pantai tikus bangka ini dengan penanda tersendiri seperti pohon mangga, pohon akasia, pantai cinta, pantai vihara dll. Di sebut pantai tikus karena pantai ini memiliki banyak jalan setapak ( jalan tikus ). konon, dahulu jalan ini di buat oleh penyelundup timah untuk menyelundupkan timah ke sisi pantai. 

Pantai tikus berada dekat dengan pantai rebuk, karena kedua pantai ini diapit dengan banyaknya pohon mangga. di bagian sini ( kebun mangga ) sisi pantainya adalah tebing batu namun memiliki view yang sangat cantik. selain itu juga kita bisa melihat pantai rebuk dari sisi ini. Pada bagian tebing pantai ini juga sangat unik & cantik, di sini anda bisa manikmati sisi lain dari pantai tikus dan juga pantai rebuk. pada bagian pantai tikus ini juga sering di sebut masyarakat sebagai pantai pohon akasia, Mengupas Keindahan Wisata Pantai Tikus Bangka

Pagoda Puri Tri Agung

Pantai tikus juga disebut pantai pagoda, di sebut demikian karena pada bagian ini terdapat pagoda vihara yang sangat besar & megah yang terletak di atas bukit pantai tikus, sehingga dari pagoda ini kita bisa melihat view pantai tikus yang sangat cantik & luas. Di sisi pantai ini terdapat tebing batu dengan kumpulan bongkahan batu yang tersusun rapi, pasir putih yang sangat luas serta pulau batu kecil – kecil di depan pantainya. Untuk memasuki pantai ini anda tidak akan di pungut biaya dikarenakan banyaknya pantai yang mengelilingi kawasan ini dan anda bebas menikmatinya :)

Galeri




Sabtu, 31 Oktober 2015

Pantai Tanjung Layang

Sebagai negara bahari terbesar di dunia, Indonesia memiliki banyak pantai dengan bermacam-macam karakteristiknya. Kekayaan alam nusantara tersebut sudah diakui dunia. Hal tersebut dibuktikan dengan semakin tingginya intensitas kedatangan wisatawan asing untuk menjamahi keindahan pantai-pantai di Indonesia. 
 

Bangka Belitung merupakan sebuah pulau dalam gugusan kepulauan nusantara yang terletak di bagian timur Pulau Sumatera, tepatnya di dekat Provinsi Sumatera Selatan. Semenjak berdiri sendiri sebagai provinsi, Bangka Belitung mulai gencar mempromosikan potensi kekayaan alam yang dimilikinya. Novel best seller Laskar Pelangi yang menjadikan kekayaan alam Belitung sebagai latar belakang cerita secara tidak langsung semakin mendongkrak popularitas keanekaragaman pantai yang ada di kepulauan yang kaya akan timah tersebut.

Salah satu pantai menawan yang ada di kepulauan Bangka Belitung adalah Pantai Tanjung Layang. Pantai yang bersebelahan dengan Pantai Matras ini berlokasi di Desa Sinar Baru, Kecamatan Sungailiat, bagian timur Pulau Bangka. Walaupun bersebelahan dengan Pantai Matras, bukan berarti Pantai Tanjung Layang memiliki karakteristik yang sama dengan Pantai Matras. 



Pantai Tanjung Layang dan Pantai Matras dipisahkan oleh sebuah bukit besar. Daerah pesisir Pantai Tanjung Layang dipenuhi bebatuan granit. Pada pagi hari, pantai yang berlatar belakang hutan ini menjadi tempat bersandarnya perahu-perahu nelayan. Perahu-perahu nelayan akan melakukan bongkar-muat hasil tangkapannya untuk dijual di pasar-pasar tradisional. Pada sekitar jam 5 sore, perahu-perahu nelayan tersebut akan kembali melaut dan berburu ikan. 

Meskipun garis Pantai Tanjung Layang tidak sepanjang pantai lainnya yang di Kepulauan Bangka Belitung, pantai ini tetap memiliki pemandangan alam yang eksotis. Pasir pantai yang putih dikelilingi bebatuan granit sesekali terhempas deburan ombak pantai yang airnya masih jernih alami. 
Pantai Tanjung Layang memiliki sebuah panorama yang unik. Kumpulan batu granit yang berada di tengah laut seolah menjadi pulau kecil yang terpisah. Dari gundukan batuan granit tersebut, pengunjung dapat melempar kail dan coba menangkap ikan-ikan yang terjebak di antara bebatuan.

Galeri



Rabu, 28 Oktober 2015

Pantai Matras
Pantai Matras terletak di Kelurahan Sinar Baru, Kecamatan Sungailiat yang berjarak sekitar 7 km dari Kota Sungailiat ke arah utara. Pantai ini mempunyai akses yang sangat mudah karena terdapat fasilitas jalan yang baik, sehingga semua jenis kendaraan dapat memasuki lokasi ini hingga ke bibir pantai.
Kondisi pantainya indah dan menarik, berpasir putih dan landai sepanjang 3 km dari ujung selatan hingga ujung utara dengan dilatarbelakangi pepohonan kelapa. Terdapat aliran sungai yang membentuk kolam yang sering dimanfaatkan anak-anak bermain. Lebar pantai sekitar 20 -30 meter. Dari pintu gerbang menuju Pantai Matras, terdapat beberapa bilik pantai yang meskipun aksesnya cukup sulit tetapi memiliki panorama pantai yang sangat bagus dengan batu-batu granit raksasa menghiasi.
Di kawasan Pantai Matras telah dibangun banyak tempat peristirahatan berupa bungalow sederhana. Di sekitar lokasi pantai terdapat beberapa hotel, penginapan, layanan tour/travel, dan tempat hiburan. Terdapat juga pusat-pusat penjualan souvenir dan makanan khas Bangka seperti kemplang panggang, kerupuk ikan, keretek ikan/cumi, rusip, belacan/trasi, lada bubuk, dan sebagainya.
Kegiatan yang dapat dilakukan adalah menikmati pemandangan alam pantai, menikmati kuliner khas Bangka, melakukan permainan kelompok di area pantai yang luas seperti bermain bola, bersepeda, serta kegiatan alam pantai lainnya. 
Tiket Masuk:
Dewasa: Rp. 3.000/ orang
Anak-Anak: Rp. 1.000/orang
GALLERI


Minggu, 25 Oktober 2015

Pantai Romodong

Pantai Romodong merupakan salah satu pantai yang terletak di Bagian Utara Pulau Bangka, lebih tepatnya terletak di kecamatan Belinyu. Pantai yang satu ini sangat indah dan menarik. Dari pantai ini kita bisa melihat sunset di sore hari jika cuaca mendukung. Di pantai ini pun sangat asyik untuk bersantai, rekreasi bersama keluarga, dan bagi penikmat panorama alam serta bagi yang hoby memancing. 
Gerbang masuk menuju Pantai Romodong 

Pasir putih menghampar di sepanjang pantai ini, riak ombak yang tenang membuat Pantai Romodong ini mempunyai daya tarik tersendiri. Mandi air laut di pantai ini sangat menyenangkan karena Anda tidak perlu khawatir akan gelombang ataupun palung. Pasir yang menghampar di pantai ini landai dan tidak menukik, sehingga sangat asyik jika untuk bermain-main dan mandi di pantai ini. Gerbang untuk memasuki ke Pantai Romodong ini pun sangat unik, yaitu melewati celah antara 2 buah batu besar seperti pada gambar di samping. Orang biasa menyebutnya “Batu Belah Tangkup”.  

Uniknya lagi di pantai yang satu ini ada seonggok batu besar yang bentuknya mirip sekali dengan kodok (katak). Orang-orang menyebutnya dengan sebutan “Batu Kodok”. Batu kodok ini berada tepat di sebelum gerbang masuk pantai romodong. Selain itu di pantai ini pun ada sebuah kelapa bercabang 2. Pohon nyiur melambai yang biasanya lurus memanjang ke atas ini sedikit berbeda dengan penampilan bercabangnya. Aneh memang, namun memang begitulah adanya. Gambar di bawah ini akan lebih menjelaskan penjelasan di atas. 

Pohon Kelapa Bercabang Dua


Batu Kodok 

Dulunya ada beberapa villa dan restoran di Pantai ini, namun sekarang tinggal puing-puing bangunannya yang tersisa. Saya tidak begitu tahu mengapa villa dan restoran ini tidak di jalankan lagi. Yang pasti ini merupakan bukti bahwa kurangnya tanggapan pemerintah terhadap potensi yang dimiliki oleh Pantai Romodong ini. Jika Anda penasaran dengan pantai yang satu ini, Anda bisa datang sendiri dan membuktikannya. Sedangkan sunset yang Saya ulas di atas tadi bisa anda lihat gambar di bawah ini. Masih banyak lagi yang bisa Anda temukan di pantai yang satu ini. Sisi lain dari pantai ini juga sangat menarik. Selain itu potensi ikan di daerah pantai ini juga cukup menjanjikan jika Anda ingin berkemah sambil mencari ikan sebagai lauk makan.

Sunset Romodong


Sisi Lain Pantai Romodong 

Di pantai Romodong ini, para wisatawan dapat menyaksikan peristiwa terbenamnya matahari. Ini dikarenakan lokasi pantainya yang menghadap ke Barat. Panjang keseluruhan pantai mencapai 4 km. Lautnya landai, berpasir putih dan halus. Airnya bening bak kristal, Kejutan terasa saat mendekati jalan masuk ke pantai. Ada dua batu besar hitam di sisi kiri-kanan yang mengapit, mirip sebuah pintu gerbang. serta di Pantai Romodong ini tersedia beberapa penginapan serta fasilitas lain untuk wisatawan.

Kamis, 22 Oktober 2015

Pantai Parai Tenggiri


Pantai Parai Tenggiri terletak di Kampung Matras, Sinar Baru Sungailiat, Kabupaten Bangka, sekitar 40 Kilometer dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang, atau sekitar 1 jam perjalanan dengan kendaraan roda empat. Pantai ini merupakan salah satu pantai terbaik di Pulau Bangka. Pantai ini dilengkapi dengan hotel resort dengan kamar-kamar cottage.
Pantai Parai Tenggiri dulu lebih dikenal dengan nama Pantai Hakkok. Menurut cerita, pantai ini disebut pantai Parai pertama kali oleh Presiden RI I, Ir. Soekarno. Kontur pantainya landai dengan pasir putih yang halus dengan laut jernih kehijauan. Di sekeliling pantai banyak terdapat pohon kelapa serta berserakan batu-batu granit raksasa. Ombak di Pantai relative tenang sehingga cukup aman untuk anak-anak berenang.









Jembatan Pantai Parai Tenggiri
Hotel resort di Pantai Parai juga menyediakan kolam renang, restoran serta sarana hiburan. Pengunjung dapat berenang di pantai, bermain para sailing, menyewa banana boat ataupun jetski atau melakukan permainan outbound. Pengunjung juga dapat menyewa peralatan diving di sini. Pengelola resort juga menyediakan restoran di dekat formasi batu-batu granit yang disebut dengan rock island. Selain melakukan kegiatan di air, pengunjung biasanya menjelajah bebatuan granit.


Kawasan disekitar pantai adalah perkampungan penduduk yang masih didominasi dengan hutan. Tidak jauh dari Pantai Parai, terdapat beberapa kawasan pantai umum yang masih belum dikelola dan pemandangannya masih sangat alami dengan formasi batu-batu granit yang unik, misalnya pantai love dimana terdapat batu granit besar yang datar berbentuk hati, atau Pantai Teluk Limau yang tersembunyi oleh kungkungan batu-batu granit raksasa. 

Selain itu Pantai Matras salah satu pantai yang popular di Pulau Bangka, juga hanya berjarak beberapa kilometer saja dari resort ini.


Pantai parai Tenggiri


Tiket Mauk: Rp. 25.000 Perorangan.

Rabu, 21 Oktober 2015

Pantai Penyusuk

Pantai Penyusuk Terletak di Desa Penyusuk, Kelurahan Bukit Ketok dan berjarak ± 25 km dari pusat kota Belinyu kearah utara pulau Bangka, kita akan menemukan ujung paling utara pulau yang dinamakan Pantai Tanjung Penyusuk atau lebih dikenal dengan nama Pantai Penyusuk saja. 

Perjalanan yang ditempuh menuju lokasi pantai ini ± 15 menit menelusuri jalan beraspal hingga ke pantainya. Perjalanan dapat dilakukan menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan, karena tidak ada angkutan umum menuju lokasi tersebut. Sepanjang perjalanan, kita akan disuguhi dengan pemandangan yang berganti ganti sepanjang perjalanan, ada lokasi penambangan timah yang dikelola secara sederhana oleh masyarakat local, ada pula perkampungan penduduk etnis cina, perkampungan melayu serta perkebunan cengkeh dan jambu mete. Sebelum mencapai pantai, perjalanan kita dimanjakan dengan pemandangan lautan biru di sebelah kanan serta menyaksikan pantai dari atas jalan perbukitan. 

 Seperti pantai pantai lain di pulau Bangka, Pantai Penyusuk juga menyajikan pasir putihnya, dengan susunan – susunan batu granit besar dan kecil. Bebatuan granit di pantai ini lebih banyak dari pada pantai lain di pulau Bangka, bahkan dapat dikatakan, hampir 70 %  pantai yang terbentang seluas ± 4 km ini tertutupi batu granit. Di tengah pantai terdapat batu granit yang menjulang dan sangat besar, sehingga pengunjung sering mendaki batu tersebut untuk kemudian bersantai menikmati ombak laut yang menghantam bebatuan. 

Bebatuan ini seolah membelah laut menjadi 2 bagian, dimana bagian utara ombaknya sangatlah besar, karena berbatasan langsung dengan Laut Natuna sehingga pengunjung tidak disarankan untuk berenang di bagian ini. Sedangkan sebelah barat, gelombangnya lebih tenang karena tertutupi oleh pulau pulau yang berjejer dihadapan pantai, sehingga pengunjung dapat dengan leluasa membawa keluarga untuk berenang.













Pantai Penyusuk dari Pulau Lampu

Pantai penyusuk memiliki pemandangan beberapa pulau kecil didepannya, salah satunya yang paling terkenal adalah Pulau Lampu. Disebelah barat Pulau Lampu ada Pulau Putri yang juga menghadirkan keindahan tak kalah dengan Pulau Lampu. Untuk menuju pulau – pulau ini, kita dapat menyewa perahu nelayan setempat. Pulau Lampu merupakan pulau kecil, dinamakan seperti itu karena terdapat mercusuar untuk memandu kapal yang melewati laut Penyusuk di malam hari yang dijaga oleh petugas dari kementerian perhubungan unit Palembang. Dipulau ini juga terdapat Bangunan Tua peninggalan Belanda serta Makam tua yang merupakan makam penjaga pertama pulau. Tak kalah menariknya, di pulau ini wisatawan dapat menyaksikan keindahan terumbu karang disekitar pulau dengan ikan – ikan karangnya yang berwarna warni, pemandangan ini dapat disaksikan dengan hanya berenang saja atau snorkeling dan diving.

Pulau Putri terletak disebelah barat Pulau Lampu. Di Pulau ini, kita dapat menyaksikan terumbu karang yang tumbuh tak jauh dari pantainya yang berpasir putih, atau menikmati angin dari atas batu granit. Pulau ini memiliki 2 sisi yang kontras. Pada bagian barat pantai, angin berhembus kencang dan ombaknya cukup besar, namun pada sisi selatan, air cukup tenang karena terlindungi oleh pepohonan di pulau tersebut. Sebenarnya antara Pulau Putri dengan Pantai Penyusuk pernah dibangun jembatan penghubung, namun karena kurang perawatan dan kencangnya ombak dan angin, saat ini jembatan tersebut tinggal puing – puing saja.

Artikel Terbaru

Postingan Populer